KONEKSI ANTAR MATERI_MERPATI OEMATAN, S.Pd
TUGAS MODUL 1.3.a.8 : KONEKSI ANTAR MATERI.
ASAL SEKOLAH : SMP NEGERI 4 KUPANG
Apa yang bapak/ibu pahami mengenai kaitan peran pendidik dalam mewujudkan filosofi pendidikan Ki Hadjar Dewantara dan Profil Pelajar Pancasila pada murid-muridnya dengan paradigma Inkuiri Apresiatif (IA) di sekolah bapak/Ibu ?
PENDIDIKAN menurut Ki Hadjar Dewantara yakni pendidikan menuntun segala kodrat yang ada pada anak agar mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan setinggi-tingginya.
Kodrat anak meliputi kodrat alam dimana lingkungan anak tumbuh dan berkembang dan kodrat zaman yang berhubungan dengan waktu / zaman tumbuh atau belajar.
Peran seorang guru penggerak dalam pembelajaran antara yakni
Pendorong kolaborasi, Mewujudkan kepemimpinan murid, Coach bagi guru lain, Penggerak komunitas, Pemimpin pembelajaran. Seorang guru penggerak juga harus memiliki nilai-nilai sebagai guru penggerak yang melekat pada diri yakni Nilai – nilai yang harus dimiliki oleh seorang guru antara lain: Berpihak pada murid, Inovatif, Kolaboratif, Mandiri, Reflektif.
Inkuiri apresiatif adalah sebuah paradigma sekaligus model manajemen perubahan yang memegang prinsip psikologi dan pendidikan positif serta pendekatan berbasis kekuatan. Pendekatan ini berfokus pada kekuatan dan nilai-nilai positif yang dimiliki oleh seseorang untuk dapat terus melakukan perubahan dan perbaikan kualitas.
Pemikiran Ki Hajar Dewantara jika di kaitkan dengan nilai dan peran guru penggerak serta Inkuri Apresiatif (IA) maka memiliki peran yang sangat erat dalam menumbuhkan profil pelajar Pancasila. Seorang guru penggerak harus mampu mendorong terwujudnya kemerdekaan anak dalam belajar serta mewujudkan kebahagiaan setinggi-tingginya dan juga sebagai seorang guru penggerak di harapkan agar dapat melaksanakan pembelajaran yang berpihak pada murid, dengan demikian maka seorang guru penggerak akan selalu berusaha berinovasi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, berkolaborasi dengan berbagai pihak, mandiri dalam menjalankan tugas serta selalu berusaha merefleksikan kegiatan sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas kegiatan yang telah dilakukan. Pendekatan ini berfokus pada kekuatan dan nilai-nilai positif yang dimiliki oleh murid untuk dapat terus melakukan perubahan dan perbaikan kualitas.
. Dengan kata lain nilai-nilai dan peran guru penggerak akan mendorong terwujudnya kemerdekaan anak dalam belajar serta mewujudkan kebahagiaan dan kebahagiaan setinggi-tingginya dengan menumbuhkan profil pelajar Pancasila bagi peserta didik.
Profil Pelajar Pancasila adalah sebuah karakter yang harus dimiliki oleh setiap murid yaitu : Beriman, Bertakwa kepada Tuhan YME dan berakhlak mulia, Bernalar Kritis, Mandiri, Berkebinekaan Global, Berotong Royong, Kreatif. Profil pelajar pancasil ini bisa kita tanamkan kepada siswa melalui berbagai kegiatan, bisa di dalam kelas ketika pembelajaran, bisa diuar kelas dan juga bisa melalui kegiatan-kegiatan sekolah seperti kegiatan Pramuka.
Untuk mewujudkan visi tersebut secara terencana, diperlukan sebuah pendekatan atau rancangan yang disebut dengan Inkuiri Apresiatif (IA). Dengan Inkuiri Apresiatif (IA) seseorang guru penggerak harus mampu mewujudkan sebuah visi atau prakarsa perubahan dengan memanfaatkan nilai-nilai positif yang sudah ada dengan mengidentifikasi hal-hal positif yang ada pada pada murid serta mencari cara bagaimana hal tersebut dapat dipertahankan dan memunculkan strategi/prakarsa untuk mewujudkan perubahan ke arah yang lebih baik yang berfokus pada kelebihan dan kekuatan yang dimiliki oleh murid.
Komentar
Posting Komentar